Thomas Cup 2026, Jepang Gugurkan Tunggal Putra di Detik Terakhir, Malaysia Ubah Strategi

Laga Thomas Uber Cup 2026 Akan Digelar di Horsens, Denmark

Laga Thomas Uber Cup 2026 akan digelar di Horsens, Denmark, pada tanggal 24 April hingga 3 Mei 2026. Sepekan sebelum pertandingan dimulai, Jepang terpaksa mencoret salah satu pemain tunggal putranya, Kenta Nishimoto. Nishimoto, yang merupakan pemain peringkat kedua di Jepang, mengalami cedera bahu selama Swiss Open 2026 bulan lalu. Akibatnya, Jepang harus memilih pengganti untuk posisi tersebut.

Sebagai gantinya, Jepang memutuskan untuk menurunkan Yudai Okimoto, yang berada di peringkat ke-37 dunia. Dalam hasil drawing Thomas Cup 2026, Jepang berada di Grup B bersama dengan Malaysia, Inggris, dan Finlandia. Pemain veteran Kenta Nishimoto awalnya diharapkan menghadapi Justin Hoh sebagai tunggal kedua. Di atas kertas, pemain peringkat ke-16 dunia itu diperkirakan akan menang. Namun, dengan perubahan ini, Justin kini akan menghadapi Yushi Tanaka, yang berada di peringkat ke-19 dunia dan dianggap sebagai lawan yang sama menantangnya.

Pemain terbaik Jepang tetaplah Kodai Naraoka, yang berada di peringkat ke-9 dunia. Ia akan menghadapi Leong Jun Hao. Sementara itu, Jepang juga mengandalkan Koki Watanabe sebagai tunggal ketiga untuk menghadapi Aidil Sholeh Ali Sadikin atau Lee Zii Jia.

Direktur kepelatihan tunggal putra nasional Malaysia, Kenneth Jonassen, yakin bahwa siapa pun yang diturunkan Jepang akan menjadi tantangan berat bagi timnya. “Saya pikir Jepang juga melihat lebih jauh dari babak grup. Alasan Nishimoto tidak tampil karena dia cedera,” kata Jonassen.

“Saya tidak ingat Justin pernah bermain melawan Nishimoto, tetapi sekarang, rencana permainan harus diubah.” Bagi Jonassen, Malaysia harus fokus mencari cara untuk melewati ketiga pemain ini, yang semuanya dalam performa yang kuat.

“Saya pikir Jepang, selain (Kodai) Naraoka, dapat menurunkan dua pemain yang sedang dalam performa bagus. Watanabe mencapai perempat final di All-England, sementara Tanaka memenangkan Swiss Open. Jadi saya rasa itu tidak akan membuat segalanya lebih mudah atau berdampak lebih besar, tetapi kita harus fokus pada lawan.”

“Seperti yang saya katakan, banyak hal bisa terjadi antara sekarang dan hari kita bermain melawan Jepang. Jadi jangan terlalu terburu-buru,” tuturnya.

Ganda Putra Malaysia Tetap Menjadi Sumber Poin Potensial

Meskipun demikian, ganda putra Malaysia tetap menjadi sumber poin potensial yang kuat. Namun, itu tidak akan mudah karena ganda putra nomor 2 dunia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik, akan menghadapi rival abadi Takuro Hoki/Yugo Kobayashi. Hoki/Kobayashi memegang keunggulan psikologis setelah memenangkan sembilan dari 12 pertemuan sebelumnya.

Untuk ganda kedua, Malaysia dapat memilih untuk mengistirahatkan Man Wei Chong/Tee Kai Wun dan sebagai gantinya menurunkan Goh Sze Fei/Nur Izzuddin Rumsani melawan Kakeru Kumagai/Hiroki Nishi. Sebelumnya, mantan ganda putra nomor 1 dunia itu mengalahkan pasangan Jepang di babak pertama All-England pada bulan Maret.

Malaysia akan menghadapi Jepang di Grup B pada 29 April, yang kemungkinan akan menjadi pertandingan penentu untuk menentukan juara grup. Tim lain di grup tersebut adalah Inggris dan Finlandia.

Hasil Drawing Thomas Cup 2026

Berikut adalah hasil drawing Thomas Cup 2026:

  • Grup A: China, India, Kanada, Australia
  • Grup B: Jepang, Malaysia, Inggris, Finlandia
  • Grup C: Chinese Taipei, Denmark, Korea, Swedia
  • Grup D: Indonesia, Prancis, Thailand, Aljazair

Skuad Malaysia di Thomas Cup 2026

  • Tunggal putra: Leong Jun Hao, Justin Hoh, Aidil Sholeh Ali Sadikin, Lee Zii Jia
  • Ganda putra: Aaron Chia/Soh Wooi Yik, Man Wei Chong/Tee Kai Wun, Goh Sze Fei/Nur Izzuddin Rumsani

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *