Kecelakaan Truk Trailer di Jalur Pantura Cirebon: Sopir Selamat Meski Kendaraan Hancur Total
Kecelakaan mengerikan terjadi di jalur Pantura wilayah Kecamatan Pangenan, Kabupaten Cirebon. Sebuah truk trailer yang mengangkut coil baja mengalami kerusakan parah hingga kabinnya nyaris tak berbentuk. Insiden ini menimbulkan rasa ngeri dan membuat banyak orang merinding.
Dalam video yang beredar, tampak jelas bagaimana truk berwarna merah tersebut remuk di bagian depan. Kabin sopir hancur total, besi-besi tertekuk, dan puing-puing berserakan di badan jalan yang basah. Warga sekitar berkerumun, sementara lampu rotator petugas menyala di tengah suasana gelap. Suara dalam video menyebut lokasi kejadian berada di Desa Ender, sebuah tempat yang menjadi sorotan akibat kejadian ini.
“Alhamdulillah sopirnya selamat,” terdengar suara seorang pria dalam rekaman, seolah tak percaya melihat kondisi kendaraan yang nyaris rata dengan tanah. Video lain memperlihatkan proses pengecekan di dalam kabin. Sejumlah warga dan petugas tampak menggunakan senter untuk memastikan kondisi di dalam kendaraan. Rantai besi besar dipasang, diduga untuk proses evakuasi badan truk yang ringsek parah.
Suasana terdengar riuh, penuh kepanikan, dan instruksi dari warga yang membantu di lokasi. Peristiwa itu terjadi pada Minggu (19/4/2026) sekitar pukul 18.20 WIB, di jalan umum dari arah Losari menuju Cirebon, tepatnya di Desa Ender, Kecamatan Pangenan, Kabupaten Cirebon.
Kasat Lantas Polresta Cirebon, Yudha Satyo Rahardjo menjelaskan, kecelakaan bermula saat truk trailer bernomor polisi H 8403 OF melaju dari arah Losari menuju Cirebon. “Pada saat melaju terjadi berhenti mendadak karena ada kendaraan sepeda motor yang menyebrang dari kiri ke kanan jalan,” ujar Yudha, dalam keterangan tertulis, Senin (20/4/2026).
Akibat pengereman mendadak itu, muatan coil baja yang sangat berat terdorong ke depan dan menghantam kabin truk. Dampaknya, bagian depan kendaraan hancur seketika. “Muatan coil baja terdorong ke depan sehingga mengakibatkan pengemudi mengalami luka dan kendaraan mengalami kerusakan materi,” ucapnya.
Pengemudi truk diketahui berinisial AAS (36), warga Probolinggo, Jawa Timur. Ia mengalami luka-luka dan langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis. Meski kondisi truk sangat mengenaskan, keselamatan sang sopir menjadi kabar yang paling disyukuri warga di lokasi. Banyak yang mengaku tak menyangka korban bisa selamat dari kejadian tersebut.
Hingga Senin pagi, bangkai truk masih berada di lokasi dan sempat menutup sebagian badan jalan. Petugas pun memberlakukan sistem contra flow guna mengurai kemacetan yang terjadi di jalur tersebut. Di sisi jalan, terlihat gulungan baja raksasa yang terlepas dari truk. Benda berat itu diletakkan di atas terpal dan penyangga kayu, menjadi saksi betapa besarnya tekanan yang menghantam kabin kendaraan.
Peristiwa ini menjadi pengingat keras bagi para pengendara, terutama kendaraan berat, untuk selalu memperhatikan jarak aman serta kondisi lalu lintas di depan. Sebab, satu detik keputusan di jalan bisa berujung pada kejadian yang tak terduga.












