Ramon Tanque Kuasai Pilates, Jadi Mesin Gol Baru Persib Bandung!



Ramon Tanque sempat mengalami kesulitan dalam mencetak gol setelah bergabung dengan Persib Bandung di awal musim ini. Dalam 10 pertandingan pertama, ia gagal mencatatkan satu gol pun, hanya mampu memberikan satu assist. Meskipun begitu, pelatih Persib, Bojan Hodak tetap percaya dan memberikan kesempatan bagi Tanque untuk menunjukkan performa terbaiknya. Saat itu, penyerang utama Maung Bandung, Uilliam Baros, sedang dalam kondisi yang sangat baik dengan sering mencetak gol.

Kesabaran Hodak akhirnya membuahkan hasil saat menjelang putaran pertama selesai. Tanque berhasil mencetak gol debutnya untuk Persib dalam pertandingan melawan Borneo FC, yang berakhir dengan kemenangan 3-1. Setelah itu, pemain berusia 27 tahun tersebut mulai menunjukkan ketajamannya di lini depan. Meski tidak selalu mencetak gol dalam setiap pertandingan, keunikan dari Tanque adalah ketika ia mencetak gol, ia sering kali melakukan brace (dua gol dalam satu pertandingan).

Saat ini, Tanque telah mengoleksi delapan gol, jumlah yang sama dengan Uilliam Baros. Hal ini membuatnya menjadi andalan baru di lini depan Persib. Rahasia di balik peningkatan performanya adalah latihan tambahan berupa pilates reformer. Pilates reformer merupakan metode latihan menggunakan alat khusus bernama reformer yang dilengkapi pegas dan tali untuk memberikan resistensi. Manfaat dari latihan ini antara lain memperkuat otot inti seperti perut, punggung, dan panggul untuk meningkatkan stabilitas tubuh.

Latihan tambahan yang diterapkan oleh Tanque mendapatkan apresiasi dari pelatih Persib, Bojan Hodak. Meski tidak terlalu memahami secara detail metode latihan tersebut, Hodak berharap bahwa latihan ini dapat terus memberikan dampak positif bagi Tanque di lapangan. Ia menyatakan:

“Saya harap dengan dia berlatih itu bisa bermanfaat baginya. Saya tidak tahu mengenai dampak dari itu, tapi terpenting dia bisa mencetak gol. Apapun hal baginya, hal yang bagus bagi tim, saya mendukungnya,” ujarnya.

Hodak bahkan tidak peduli secara mendetail terkait latihan tambahan yang dilakukan oleh pemainnya. Yang terpenting bagi pelatih asal Kroasia ini adalah kemampuan pemain untuk mencetak gol. Ia mengatakan:

“Paling penting dari pemain adalah mencetak gol, apapun latihan yang ia lakukan. Saya tidak tahu apakah itu pelenturan, pilates atau apapun, kalau dia bermain tenis meja juga saya tidak peduli. Terpenting adalah dia mencetak gol,” tegasnya.

Dengan sisa tujuh pertandingan di musim ini, Tanque dan rekan-rekannya akan fokus untuk tidak sampai terpeleset agar posisi mereka di puncak klasemen tidak tergeser. Bagi Tanque, gol-gol yang ia cetak di laga-laga mendatang akan sangat penting bagi Persib untuk segera mengunci gelar juara Super League.

Rommy Argiansyah

Reporter berita yang mengutamakan akurasi dan objektivitas. Ia memiliki ketertarikan pada isu sosial dan ekonomi, serta mengikuti perkembangan dunia digital. Waktu luangnya dihabiskan untuk membaca laporan penelitian, mendengarkan podcast edukasi, dan berjalan santai di taman kota. Motto: "Fakta adalah kompas bagi setiap penulis."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *