Daerah  

Babinsa Wikarnoto Turun Tangan! Warga Kedungdawa Bersatu Jaga Keamanan Lawan DBD

Kehadiran Babinsa dalam Membangun Sinergi dengan Masyarakat

Peran aktif aparat kewilayahan kembali terlihat nyata di tengah masyarakat. Serda Wikarnoto, Babinsa Koramil 1617/Gabuswetan, turun langsung melaksanakan kegiatan komunikasi sosial (komsos) bersama warga Desa Kedungdawa, Kecamatan Gabuswetan, Kabupaten Indramayu, pada Minggu 12 April 2026. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara TNI dan masyarakat di tingkat desa.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 10.30 WIB tersebut berlangsung hangat dan penuh keakraban. Serda Wikarnoto berinteraksi langsung dengan warga, perangkat desa, serta unsur keamanan lainnya untuk menyampaikan berbagai pesan penting terkait keamanan, kesehatan, hingga pemberdayaan masyarakat. Dalam kegiatan komsos tersebut, ia menekankan pentingnya komunikasi yang solid antara masyarakat, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas.

Ia mengajak warga untuk tidak ragu berkoordinasi apabila terdapat kegiatan maupun potensi permasalahan di lingkungan desa. “Komunikasi yang baik adalah kunci utama menjaga keamanan wilayah. Jika ada kegiatan atau hal yang mencurigakan, segera laporkan agar bisa ditangani bersama,” ujarnya di hadapan warga.

Tak hanya soal keamanan, Babinsa juga mendorong peningkatan ekonomi masyarakat melalui pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Ia menghimbau agar setiap kegiatan usaha di desa dapat memberdayakan potensi dan keterampilan warga setempat, sehingga roda perekonomian desa dapat terus bergerak.

Di sisi lain, isu kesehatan juga menjadi perhatian utama dalam kegiatan tersebut. Serda Wikarnoto mengingatkan warga akan bahaya penyakit demam berdarah dengue (DBD) yang kerap meningkat saat kondisi lingkungan kurang terjaga. Ia mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan, terutama menghindari adanya genangan air yang menjadi sarang nyamuk.

“Hindari genangan air di selokan, bak mandi, maupun tempat lainnya. Ini penting karena sudah banyak kasus DBD yang terjadi. Kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab bersama,” tegasnya.

Selain itu, Babinsa juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan. Sinergi antara warga dan perangkat desa dinilai sangat penting dalam menciptakan situasi yang kondusif, terutama di tingkat RT dan RW.

Dalam kesempatan tersebut, Serda Wikarnoto turut mensosialisasikan pentingnya dukungan terhadap program pemerintah, khususnya terkait ketahanan pangan dan program KDKMP. Ia menekankan bahwa keberhasilan program tersebut sangat bergantung pada partisipasi aktif masyarakat.

Warga Desa Kedungdawa menyambut baik kegiatan komsos yang dilakukan Babinsa. Mereka merasa diperhatikan dan mendapatkan banyak informasi penting yang bermanfaat bagi kehidupan sehari-hari. Suasana dialog yang terbuka juga membuat warga lebih leluasa menyampaikan aspirasi dan kondisi di lingkungan mereka.

Kegiatan komsos ini menjadi salah satu bentuk nyata kehadiran TNI di tengah masyarakat, tidak hanya dalam aspek pertahanan, tetapi juga dalam mendukung pembangunan dan kesejahteraan warga. Melalui pendekatan persuasif dan humanis, Babinsa mampu menjalin kedekatan yang kuat dengan masyarakat.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan lancar. Tidak ada kendala berarti, dan seluruh rangkaian acara berjalan dengan tertib. Hal ini menunjukkan bahwa sinergi antara aparat dan masyarakat di wilayah tersebut telah terjalin dengan baik.

Ke depan, kegiatan serupa diharapkan terus dilakukan secara rutin sebagai upaya menjaga stabilitas wilayah sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berbagai aspek kehidupan. Peran Babinsa seperti yang ditunjukkan Serda Wikarnoto menjadi garda terdepan dalam membangun desa yang aman, sehat, dan mandiri.


Wahyudi

Jurnalis yang menaruh perhatian pada dunia pendidikan dan komunitas lokal. Ia senang menghabiskan waktu membaca biografi tokoh inspiratif, menulis catatan belajar, serta menghadiri diskusi publik. Aktivitas ini membantunya memahami sudut pandang masyarakat. Motto: "Berita harus menggerakkan, bukan sekadar dibaca."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *