Hasil Final Empat Proliga 2026: JPE Ungguli JEP, Megawati Dekati Grand Final

Jakarta Pertamina Enduro Memenangi Set Pertama di Final Four Proliga 2026

Jakarta Pertamina Enduro (JPE) berhasil memenangi set pertama dalam laga Final Four Proliga 2026 seri Solo melawan Jakarta Electric PLN (JEP). Kemenangan ini memberikan keuntungan besar bagi JPE dalam perjalanan mereka menuju babak grand final. Dengan kemenangan tiga poin, JPE semakin dekat untuk mengunci tiket grand final.

Pertandingan yang berlangsung di GOR Sritex, Solo, pada Minggu (12/4/2026), menunjukkan pertarungan sengit antara kedua tim. JPE unggul dengan skor 25-22 di set pertama. Meskipun awalnya JPE tampil meyakinkan, banyaknya kesalahan yang mereka lakukan membuat Electric PLN mampu mengejar dan menjadikan pertandingan lebih ketat.

Kemenangan ini menjadi langkah penting bagi JPE karena saat ini mereka mengumpulkan 7 poin. Jika berhasil menang dengan skor 3-0 atau 3-1, JPE akan memiliki 10 poin dan cukup untuk memastikan tiket grand final. Sebaliknya, jika Electric PLN kalah dengan skor yang sama, peluang mereka untuk melanjutkan ke babak berikutnya akan pupus.

Klasemen Final Four Proliga 2026 Putri

  1. Gresik Phonska Plus Indonesia – 9 poin
  2. Jakarta Pertamina Enduro – 7 poin
  3. Jakarta Popsivo Polwan – 3 poin
  4. Jakarta Electric PLN – 2 poin

Jalannya Permainan

Permainan dimulai dengan block yang kuat dari Pertamina Enduro, yang menghentikan smesh dari Neriman Oszoy. Namun, servis dari Tisya langsung menghentikan poin JPE, sehingga skor menjadi 1-1.

Irina Voronkova mencatatkan dua poin pertama, satu diantaranya melalui servis ace. Megawati Hangestri kemudian mencatatkan poin pertamanya lewat smesh yang membuat JEP unggul 4-1. Poin beruntun JPE terhenti setelah servis out dari Voronkova, yang berarti dua poin pertama dari Electric PLN didapat dari kesalahan JPE.

Keunggulan JPE terus bertambah hingga skor 6-2. Electric PLN akhirnya meminta time out setelah mengalami tekanan. Monster block dari Risa Mega akhirnya menjadikan JEP unggul 8-3 saat technical time out pertama.

Dua kali momen time out yang hampir berdekatan mulai memberikan efek kepada permainan Electric PLN. Setelah technical time out, tim asuhan Chamnan Dokmai perlahan bangkit dan mendapatkan tiga poin beruntun yang menipiskan jarak poin menjadi 8-6.

Sebaliknya, Pertamina Enduro mulai kehilangan fokus. Kesalahan demi kesalahan mereka lakukan yang memberikan poin cuma-cuma untuk Electric PLN. Satu take error dari Irina Voronkova membuat Electric PLN mendapat poin yang akhirnya membuat skor menjadi 9-9.

Electric PLN berbalik memimpin di angka 10-11 setelah receive servis yang cukup buruk dari JPE. Pelatih Pertamina Enduro, Bullent Karslioglu, merespons penurunan performa timnya dengan meminta time out.

JPE kembali berbalik memimpin setelah mendapat tiga poin beruntun yang mengubah skor menjadi 15-13. Smesh dari Megawati Hangestri membuat JPE unggul 16-14 saat technical time out kedua.

Keunggulan dua poin ini mampu dipertahankan Megawati cs hingga fase akhir. Satu kesalahan receive servis dari Neriman Oszoy membuat JPE unggul tiga poin 20-17. Electric PLN nyaris mengalami kebangkitan, mengejar dan menipiskan jarak poin menjadi 23-22 setelah mendapat tiga poin beruntun.

Namun, satu take error dari Neriman Oszoy mengakhiri set pertama dengan kemenangan Pertamina Enduro 25-22.

Lani Kaylila

Seorang penulis berita online yang terbiasa bekerja cepat tanpa mengabaikan akurasi. Ia menaruh perhatian pada isu sosial, budaya, dan tren masyarakat. Waktu luangnya ia gunakan untuk membaca buku psikologi, berjalan kaki di taman, dan merawat tanaman hias. Ia percaya bahwa ide terbaik muncul dari ketenangan. Motto: “Ketelitian adalah kunci dari kredibilitas.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *