Sule Akui Dekat dengan Santyka Fauziah, Tapi Masih Ingin Menunggu
Sule, komedian ternama Indonesia, akhirnya angkat bicara mengenai kabar dirinya yang akan kembali menikah. Setelah bercerai dari Nathalie Holscher, ia tidak membantah adanya rencana pernikahan dengan Santyka Fauziah.
Menurut Sule, Santyka adalah sosok perempuan yang saat ini sangat dekat dengannya. Mereka sudah menjalin hubungan selama tiga tahun. Meski begitu, Sule belum ingin membicarakan detail lebih lanjut tentang rencana pernikahan tersebut.
“Kalau nanti ditakdirkan dapat pasangan ya Alhamdulillah, kalau tidak ya dijalani saja,” ujar Sule saat ditemui di Jakarta beberapa waktu lalu.
Ia menegaskan bahwa keputusan untuk menikah lagi bukanlah sesuatu yang terburu-buru. Sule ingin menjalani semuanya secara santai dan tanpa tekanan. Ia juga memilih untuk tidak terlalu membahas waktu pelaksanaan pernikahan hingga ada informasi resmi.
“Adalah, nanti aja lihat,” tambahnya.
Bagi Sule, hubungan tidak bisa dibangun dalam waktu singkat. Ia percaya bahwa pasangan harus dibentuk melalui proses yang matang. “Pasangan itu bukan dicari, tapi dibentuk. Jadi kita bentuk dulu, karena berumah tangga itu seumur hidup,” ujarnya.
Meski masih merahasiakan detail rencana pernikahan, Sule menyatakan bahwa ia menyerahkan segalanya pada takdir. Ia juga mengaku mendapatkan dukungan dari anak-anaknya, meskipun mereka tidak pernah ikut campur dalam urusan pribadinya sebagai orang tua.
Jejak Percintaan Sule
Riwayat percintaan Sule cukup berliku. Sebelum dekat dengan Santyka Fauziah, ia pernah menikah dua kali dan bercerai dua kali. Pertama, ia menikahi Lina Jubaedah pada 1997 silam. Bersama Lina, Sule dikaruniai empat anak, salah satunya adalah Rizky Febian. Sayangnya, pernikahan mereka berakhir pada 2018 setelah lebih dari 20 tahun bersama. Keduanya bercerai sebelum Lina meninggal dunia pada 2020.
Kemudian, Sule menikahi Nathalie Holscher pada 2020. Mereka memiliki satu anak bersama. Hubungan mereka sempat menjadi sorotan publik karena romantis di awal, namun akhirnya bercerai pada 2022.
Kedekatan Sule dan Santyka Fauziah terendus publik setelah keduanya hadir di acara pernikahan Rizky Febian dan Mahalini pada Mei 2024. Keberadaan Santyka di acara tersebut membuat publik mencurigai bahwa ia adalah kekasih baru Sule.
Tanda Siap Menikah Lagi Menurut Psikolog
Menikah lagi setelah bercerai tidak boleh dilakukan secara tergesa-gesa. Menurut psikolog klinis Yustinus Joko Dwi Nugroho, M.Psi., seseorang perlu memastikan bahwa dirinya siap secara emosional, finansial, dan sosial sebelum memutuskan untuk kembali menikah.
Berikut beberapa tanda yang menunjukkan seseorang siap menikah lagi:
-
Sudah tidak menyimpan luka lama
Tanda pertama adalah hilangnya beban emosional terhadap mantan pasangan, termasuk rasa marah, kecewa, atau dendam. Jika seseorang masih menyimpan emosi negatif, hubungan baru rentan diwarnai proyeksi dan konflik yang tidak sehat. -
Nyaman hidup sendiri
Seseorang yang siap menikah lagi justru adalah mereka yang sudah bisa merasa utuh meski tanpa pasangan. Mereka tidak menikah karena takut sendiri, tapi karena benar-benar siap berbagi hidup dengan orang lain. -
Memiliki visi baru
Tanda lain seseorang siap menikah kembali adalah memiliki pandangan realistis tentang masa depan bersama calon pasangan. Artinya, ia tidak menjadikan pasangan baru sebagai pengganti masa lalu, tetapi sebagai pribadi baru yang diterima apa adanya. -
Mampu menjalin komunikasi sehat
Kesiapan juga tampak dari kemampuan berkomunikasi secara terbuka dan sehat. Seseorang yang matang secara emosional mampu mengutarakan perasaan, menyampaikan kebutuhan, dan menyelesaikan konflik tanpa meledak atau menarik diri. -
Bersedia bekerja sama
Menikah kembali membutuhkan kerja sama dan komitmen ganda, apalagi jika ada anak dari pernikahan sebelumnya. Orang yang siap menikah lagi setelah bercerai akan menunjukkan keterbukaan dalam mengatur peran, menyusun prioritas hidup, dan menghadapi tantangan sebagai tim. -
Stabil secara emosi, finansial, dan sosial
Pernikahan baru juga menuntut stabilitas secara emosional, finansial, dan sosial. Jika seseorang masih diliputi tekanan ekonomi, konflik dengan mantan, atau ketidakpastian hidup, relasi baru bisa menjadi beban tambahan, bukan ruang pemulihan.
Untuk memastikan kesiapan, Joko menyarankan agar seseorang yang ingin menjalani pernikahan baru perlu melakukan refleksi pribadi secara jujur. Refleksi pribadi dan bahkan konsultasi dengan psikolog atau konselor pernikahan bisa sangat membantu memastikan kesiapan ini.












