dailydenpasar.com BANGKOK – Suzuki produsen motor selama Negeri Sakura memboyong model skuter matik (skutik) Suzuki Saluto 125, yang mengusung desain berciri klasik elegan dan juga akan dipasarkan secara global. Disinyalir model ini akan hadir dalam Indonesia.
Rancangan desain yang digunakan menonjolkan aksen krom dan juga berkesan klasik tersebut, dikabarkan memiliki tujuan bersaing segera secara global dengan model keluaran Vespa maupun Lambretta.Bentuk kaca samping maupun lampu utama yang mana membulat dengan sentuhan krom menampilkan kesan klasik itu.
Penggunaan kelir bernuansa krom itu juga terlihat pada sisi belakang juga beberapa orang aksen pada sayap depan. Pemakaian panelmeter dengan kombinasi tampilan analog dan juga digital, disebut mirip dengan model skuter premium pada dekade 1980an.
Rangkaian mesin yang mana dipakai oleh model Suzuki Saluto 125 sendiri berkapasitas 124 cc berpendingin udara dengan satu silinder, yang juga digunakan model Suzuki Swish 125 pada Taiwan. Prediksi kekuatan mesin motor ini mencapai 9 hp dengan torsi berkisar pada 10 Nm.
Kekuatan juga spesifikasi mesin yang disebutkan dikabarkan mirip dengan model Suzuki Swish 125 dalam taiwan ataupun model Suzuki Access 125 di dalam India.
Model Suzuki Saluto 125 menggunakan roda berukuran 10 inci, dengan dukungan rem cakram pada bagian depan dan juga tromol untuk sisi belakang. Motor ini juga disebut menjadi yang tersebut pertama mempunyai teknologi keyless ignition yang beredar di dalam Taiwan.
Rumor beredarnya model skutik itu secara global menguat, pasca penampilan perdananya di dalam Taipei tersebut. Bahkan terdapat ramalan bahwa motor yang disebutkan akan segera dirilis di dalam beberapa negara mulai Februari 2020 nanti.
Uniknya, seperti disitir dari situs Gaadiwaadi, sebelum resmi beredar merek Suzuki Saluto disebut akan tumpang tindih dengan merek skuter Yamaha yang lebih banyak dulu beredar. Namun, jikalau berencana beredar di area Indonesia pada waktu dekat, model yang dimaksud akan bersaing dengan skutik bergaya sama seperti Honda Scoopy lalu Yamaha Fino.
Reporter digital yang menggemari berita olahraga, kegiatan komunitas, dan isu pergerakan anak muda. Ia hobi berlari pagi, bermain badminton, dan menonton pertandingan olahraga. Ketika istirahat, ia menyukai membaca artikel inspiratif. Motto: “Semangat dalam berita harus sama kuatnya dengan semangat di lapangan.”












