Kronologi Penemuan Tas Berisi 20.000 Dolar di Rest Area Tol Bakter

Petugas Keamanan Temukan Tas Berisi Uang Ratusan Juta di Rest Area

Pada hari Senin (23/3/2025), suasana masjid di rest area KM 87 B ruas tol Bakauheni–Terbanggi Besar terlihat ramai dengan para pemudik yang beristirahat sejenak. Di sudut area masjid, sebuah tas hitam ditemukan tergeletak sendirian. Tidak ada seorang pun yang tampak mencari barang tersebut.

Seorang petugas keamanan bernama Edy melihat tas tersebut dan menduga bahwa tas itu tertinggal oleh pemiliknya. Lantaran tak berani membuka tas tersebut, Edy melaporkan temuannya ke tim security BKO (Bawah Kendali Operasi) yang di bawah kendali Serda Bayuli.

Setelah menerima laporan dari Edy, Serda Bayuli bersama Kopda Fatwa langsung mendatangi lokasi penemuan tas. Mereka tidak langsung membuka tas tersebut hingga menunggu petugas yang lebih senior tiba.

Ketika tas akhirnya dibuka, petugas kaget karena di dalamnya terdapat uang sekitar Rp7,7 juta dan 20.000 dolar AS, serta 3 ATM. Selain itu, mereka juga menemukan buku tabungan dan dokumen penting lainnya seperti kartu identitas.

Tidak ada nomor telepon pemilik tas, sehingga petugas harus menunggu hingga pemiliknya datang. Setelah menunggu selama 30 menit, akhirnya sang pemilik datang. Sebelum menyerahkan tas tersebut, petugas melakukan identifikasi seperti nama, tanggal lahir, dan pekerjaan pemilik.

“Kami memastikan bahwa semua informasi sesuai dengan isi tas,” ujar Serda Bayuli. “Setelah dicek, kami menemukan uang 20.000 USD dan Rp7,7 juta serta 3 ATM.”

Petugas mengaku kaget dengan jumlah uang yang ditemukan, terutama karena situasi arus balik yang biasanya jarang terjadi. Namun setelah dicek, ternyata uang tersebut benar-benar milik pemudik.

Pemilik Tas Mengucapkan Terima Kasih

Pemilik tas mengucapkan terima kasih kepada petugas yang telah mengamankan barangnya. Menurut pengakuan pemilik, tas tersebut tertinggal saat salat dan sedang buru-buru karena keluarganya sedang dalam perjalanan menuju Bandar Lampung untuk bertemu saudara.

Akhirnya, pemilik kembali ke rest area dan berhasil menemukan tasnya. Nana Halimi langsung menghubungi call center bank untuk memblokir ATM miliknya.

Pemilik tas juga mengimbau kepada pemudik agar lebih hati-hati saat berkendara. Ia menyarankan untuk selalu memeriksa kendaraan dan barang bawaan, terutama saat berhenti di rest area.

Proses Penanganan Barang Temuan

Menurut Serda Bayuli, standar operasional prosedur (SOP) di ruas Bakter menyebutkan bahwa jika petugas menemukan barang yang mencurigakan, maka harus melaporkan ke tim BKO. Dengan respon cepat, petugas akan menindaklanjuti temuan tersebut.

Jika ditemukan barang berharga, petugas akan melakukan identifikasi lebih lanjut. Sementara jika ditemukan barang ilegal, maka akan dilaporkan kepada pihak yang berwenang.

Kesimpulan

Aksi petugas keamanan ini mendapat apresiasi dari masyarakat. Mereka diharapkan bisa menjadi contoh bagi orang lain dalam menjaga kehati-hatian saat bepergian. Dengan adanya SOP yang jelas, petugas dapat mengambil langkah tepat dalam menangani barang temuan.

Almahdi Sharique

Penulis yang aktif meliput dunia hiburan dan tren media sosial. Ia menghabiskan waktu senggang dengan mendengarkan musik pop, mengedit video ringan, dan menjelajahi akun kreator. Ia percaya bahwa hiburan adalah bagian dari dinamika masyarakat. Motto: “Kreativitas adalah energi kehidupan.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *