Harga tiket Piala Dunia 2026 yang ditentukan oleh FIFA masih menjadi perdebatan karena dianggap terlalu murah bagi negara peserta, tetapi mahal bagi penonton netral. Hingga artikel ini dibuat, penyelenggaraan turnamen sepak bola terbesar di dunia itu tinggal menyisakan 90 hari lagi. Dengan waktu yang semakin singkat, Piala Dunia 2026 masih menghadapi berbagai isu yang memicu gelombang protes. Salah satu isu utama adalah soal harga tiket.
Terkini, puluhan anggota Parlemen Amerika Serikat telah menulis surat kepada FIFA terkait skema penetapan harga tiket dalam ajang tersebut. FIFA menyatakan bahwa harga tiket bersifat dinamis dan bisa melonjak drastis tergantung permintaan. Hal ini membuat para anggota parlemen Amerika Serikat merasa tidak puas karena dianggap memberatkan penggemar yang ingin menonton langsung.
“Permintaan yang tinggi untuk tiket Piala Dunia 2026 seharusnya tidak menjadi alasan untuk praktik penentuan harga yang tidak wajar,” demikian isi surat tersebut dikutip dari RNZ. Meskipun FIFA telah menyediakan tiket murah untuk menonton ajang empat tahunan tersebut, banyak pihak tetap menganggap tiket murah ini tidak inklusif karena lebih menguntungkan negara peserta dan memberatkan penonton netral.
Mundur ke Desember 2025, FIFA meluncurkan tiket murah dalam kategori “Supporter Entry Tier” untuk menonton 104 pertandingan Piala Dunia 2026. Berdasarkan laporan Sky News, tiket murah dalam kategori tersebut memiliki harga tetap sebesar 60 dolar AS atau sekitar Rp1 juta menurut kurs saat ini. Pernyataan FIFA menyebutkan bahwa tiket baru ini akan tersedia dengan harga tetap 60 dolar AS per lembar untuk setiap laga, termasuk final.
Namun, tiket seharga 60 dolar AS hanya akan diberikan kepada suporter asli negara yang lolos ke Piala Dunia 2026. Tiket murah ini akan didistribusikan melalui federasi negara-negara peserta kepada suporternya yang akan berkunjung ke Kanada, Amerika Serikat, dan Meksiko. Jumlahnya terbilang sedikit, yaitu hanya 10 persen dari 50 persen tiket yang dibagikan ke federasi negara peserta.
Dengan kata lain, 40 persen tiket yang diberikan ke federasi akan dikenai harga normal, begitu pula untuk 50 persen tiket yang dialokasikan untuk penonton netral. Harga normal ini diyakini akan sangat mahal dan menguras kantong karena banderol yang dipatok sangat tinggi. Harga tiket tidak hanya bergantung pada status pertandingannya, tetapi juga kategori atau tribune yang akan ditempati penonton.
Semakin kecil kategori yang dipilih, maka semakin dekat tribune yang akan ditempati penonton dengan lapangan. Berikut daftar lengkap harga tiket Piala Dunia 2026 yang dipatok FIFA berdasarkan kategori:
Fase Grup:
* Kategori 4 – 60-105 dolar AS
Kategori 3 – 120-215 dolar AS
Kategori 2 – 260-465 dolar AS
* Kategori 1 – 345-620 dolar AS
Babak 32 Besar:
* Kategori 4 – 105-185 dolar AS
Kategori 3 – 135-240 dolar AS
Kategori 2 – 280-500 dolar AS
* Kategori 1 – 370-665 dolar AS
Babak 16 Besar:
* Kategori 4 – 170-230 dolar AS
Kategori 3 – 220-330 dolar AS
Kategori 2 – 450-675 dolar AS
* Kategori 1 – 590-890 dolar AS
Babak Perempatfinal:
* Kategori 4 – 275-410 dolar AS
Kategori 3 – 485-725 dolar AS
Kategori 2 – 765-1.150 dolar AS
* Kategori 1 – 1.125-1.690 dolar AS
Babak Semifinal:
* Kategori 4 – 420-455 dolar AS
Kategori 3 – 660-720 dolar AS
Kategori 2 – 1.775-1.920 dolar AS
* Kategori 1 – 2.565-2.780 dolar AS
Perebutan Tempat Ketiga:
* Kategori 4 – 165 dolar AS
Kategori 3 – 360 dolar AS
Kategori 2 – 715 dolar AS
* Kategori 1 – 1.000 dolar AS
Final:
* Kategori 4 – 2.030 dolar AS
Kategori 3 – 2.790 dolar AS
Kategori 2 – 4.230 dolar AS
* Kategori 1 – 6.730 dolar AS
(NB: Harga tiket tidak berlaku untuk tuan rumah dan bisa berubah sewaktu-waktu)
Seorang jurnalis online yang gemar membahas tren baru dan peristiwa cepat. Ia menyukai fotografi jalanan, nonton dokumenter, dan mendengar musik jazz sebagai relaksasi. Menulis baginya adalah cara memahami arah dunia. Motto hidupnya: "Setiap berita harus memberi manfaat, bukan sekadar informasi."












