Penilaian Luciano Moggi terhadap Juventus dan Persaingan Liga Italia
Luciano Moggi, mantan direktur olahraga Juventus, mengungkapkan kekecewaannya terhadap susunan pemain klub saat ini. Ia menilai bahwa skuad Bianconeri tidak dibangun dengan baik dan menyarankan Dusan Vlahovic untuk segera meninggalkan Turin.
Juventus kembali menghadapi musim yang penuh tantangan. Mereka telah tersingkir dari Liga Champions dan Coppa Italia. Meski demikian, harapan terbaik mereka adalah finis di antara empat tim teratas di Serie A. Moggi menyatakan bahwa masalah utama terletak pada skuad itu sendiri, bukan pelatih. Ia menilai bahwa pelatih sebelumnya tidak pernah mampu mencapai hasil seperti yang diraih saat ini.
“Juventus sebagai sebuah tim tidak dibangun dengan baik,” kata Moggi dalam wawancaranya. “Tetapi mereka mempekerjakan seorang pelatih yang mendapatkan hasil dari skuad ini yang sebelumnya tampak tak terbayangkan.”
Moggi juga memberikan pandangannya tentang persaingan Liga Champions. Saat ini, Juventus berada di posisi keenam klasemen Serie A, terpaut satu poin dari Como dan AS Roma. Meskipun ia terkesan dengan tim asuhan Cesc Fabregas, Moggi tetap percaya bahwa saingan terbesar Bianconeri untuk memperebutkan tempat di Liga Champions adalah AS Roma.
“Hasil imbang melawan AS Roma dan hampir berhasil melakukan comeback melawan Galatasaray, di satu sisi, merupakan tindakan yang berani, tetapi di sisi lain, hal itu menunjukkan kurangnya perencanaan taktis jangka panjang.”
Menurut Moggi, AS Roma lebih serius daripada Como karena kekuatan lini tengah yang solid dan kemampuan Nico Paz serta Martin Baturina dalam mencetak gol.
Saran Moggi untuk Dusan Vlahovic
Dalam beberapa hari terakhir, Juventus telah melanjutkan pembicaraan kontrak dengan Dusan Vlahovic. Namun, sang pemain tampaknya ingin tetap tinggal di Turin. Moggi, bagaimanapun, berpendapat bahwa Vlahovic lebih baik meninggalkan klub di akhir musim. Hal tersebut dikarenakan perselisihan antara pemain dan manajemen selama bertahun-tahun.
“Menurut saya, meskipun dia ingin tetap tinggal, dia tidak bisa. Terlalu banyak tarik ulur antara dia dan klub, dan itu tidak sehat. Jadi, meskipun menganggapnya sebagai penyerang tengah yang bagus, akan lebih baik untuk mencari pemain lain.”
Juventus kini telah menunjukkan minat pada penyerang berpengalaman milik Barcelona untuk bursa transfer musim panas. Klub tertarik untuk mendatangkan Robert Lewandowski di tengah ketidakpastian mengenai masa depan jangka panjang sang striker di Barcelona.
Lewandowski, yang kini berusia 37 tahun, telah menjadi salah satu penyerang paling produktif dan konsisten di dunia sepak bola selama beberapa musim. Ia memiliki rekor mencetak gol yang mengesankan, memantapkan dirinya sebagai salah satu striker elit di generasinya.
Penguatan Lini Serang Direncanakan untuk Musim Panas
Juventus berencana mendatangkan striker ternama musim panas ini sebagai bagian dari upaya memperkuat skuad di bawah asuhan Luciano Spalletti. Klub bertekad untuk menambah kualitas lini serang mereka terlepas dari apakah Vlahovic tetap berada di klub atau tidak.
Lewandowski dianggap oleh Bianconeri sebagai salah satu striker terbaik yang masih aktif di dunia sepak bola. Pengalaman, kepemimpinan, dan kemampuan mencetak golnya akan memberikan dorongan signifikan bagi skuad jika kesepakatan itu terwujud. Namun, Juventus kemungkinan bukan satu-satunya klub yang tertarik. Jika Robert Lewandowski tersedia, beberapa tim di seluruh Eropa dapat ikut serta dalam persaingan.
Pengawasan terhadap Keinan Davis
Juventus akan memantau situasi Lewandowski dan juga striker Udinese, Keinan Davis. Klub dilaporkan akan memanfaatkan kesempatan untuk memantau Davis saat mereka berhadapan dengan Udinese pada Sabtu malam. Luciano Spalletti akan kembali ke Udinese akhir pekan ini, mengincar tiga poin penting yang pasti akan mengangkat posisi timnya di klasemen Serie A.
Sementara pelatih kepala akan fokus untuk mendapatkan hasil, para official Juventus di tribun akan mengawasi Davis. Juventus akan memantau striker Udinese Keinan Davis. Menurut kabar yang kian santer terdengar, Bianconeri bisa menambahkan striker Inggris itu ke daftar incaran mereka di bursa transfer musim panas.
Davis, yang berusia 28 tahun, menikmati musim yang solid. Ia menjadi penyerang tengah pilihan utama Kosta Runjaic setelah transfer Lorenzo Lucca ke Napoli musim panas lalu. Pemain asli Stevanage itu dengan cepat membangun kerja sama yang baik dengan Nicolo Zaniolo, yang bergabung dengan klub musim panas lalu dan menikmati kebangkitan kariernya di Friuli.
Keterampilan teknis pemain Italia itu melengkapi kemampuan fisik pemain Inggris yang mengesankan dan sentuhan akhir yang klinis. Davis telah menikmati musim Serie A yang mengesankan. Ia telah tampil sebanyak 24 kali di Serie A musim ini, dengan sembilan gol dan tiga assist.
Pemain jebolan akademi Aston Villa ini pernah dipinjamkan ke Nottingham Forest dan Watford sebelum dijual ke Udinese pada September 2023, di mana ia secara bertahap meningkatkan statusnya. Kini ia dianggap sebagai salah satu penyerang tengah paling tangguh secara fisik di Serie A. Hanya Lautaro Martinez yang mencetak lebih banyak gol daripada Davis di liga utama Italia musim ini.
Juventus perlu mendatangkan setidaknya satu striker baru musim panas mendatang. Jadi penampilan yang kuat dari pemain Udinese itu bisa meyakinkan Damien Comolli dan Marco Ottolini untuk mengidentifikasinya sebagai target serius.
Seorang penulis berita yang sering meliput isu pemerintahan dan administrasi publik. Ia memiliki kebiasaan membaca analisis kebijakan, menonton diskusi publik, dan membuat catatan ringkas. Waktu luangnya ia gunakan untuk berjalan santai. Motto: “Ketegasan dalam informasi adalah bentuk pelayanan publik.”












