Gunung Inerie, Destinasi Wisata Pendakian yang Menantang di Nusa Tenggara Timur
Gunung Inerie merupakan salah satu gunung api yang terletak di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Berada di wilayah selatan Kota Bajawa, Ibu Kota Kabupaten Ngada, tepatnya di Kecamatan Aimere, gunung ini menawarkan pemandangan alam yang indah dan pengalaman pendakian yang sangat menantang. Sebagai gunung stratovolcano, Inerie memiliki ketinggian sekitar 2.245 meter di atas permukaan laut (mdpl) dengan bentuk puncak kerucut yang tajam.
Inerie tidak hanya menjadi destinasi wisata pendakian yang populer di NTT, tetapi juga menjadi daya tarik bagi para pendaki dari berbagai daerah di Indonesia. Selain keindahan alamnya, gunung ini juga memiliki pesona yang memikat, baik dari segi geografis maupun budaya lokal.
Selain pendakian ke Gunung Inerie, terdapat beberapa destinasi wisata lain di sekitar kawasan ini yang patut dikunjungi saat berkunjung ke Bajawa. Berikut adalah beberapa tempat menarik yang bisa Anda jadikan referensi:
-
Bukit Watunariwao ‘Avatar’
Bukit Watunariwao dikenal sebagai salah satu destinasi wisata alam yang digandrungi oleh wisatawan lokal maupun asing. Bukit ini memiliki bentangan perbukitan yang indah dan menjadi spot ideal untuk melihat keindahan Gunung Inerie. Dikenal juga sebagai Bukit Avatar Flores, bukit ini sedang viral di media sosial karena pesona alam yang luar biasa. Lokasinya berada di Desa Beja, Kecamatan Langa, Kabupaten Ngada, Pulau Flores, NTT. -
Kampung Adat Bena

Desa Bena terletak di bawah kaki Gunung Inerie dan masih menyimpan peninggalan budaya yang unik seperti megalit dolmen, menhir, dan punden berundak. Kampung adat ini menjadi salah satu contoh kekayaan warisan budaya masyarakat setempat. Selain itu, Desa Wisata Tiworiwu di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, NTT telah masuk dalam 50 Besar Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2024. -
Bukit Wolobobo

Puncak Kebun Raya Wolobobo merupakan salah satu destinasi wisata alam terbaik di Kabupaten Ngada. Panorama alam yang disuguhkan sangat menawan, membuat banyak orang ingin mengunjungi tempat ini sekali seumur hidup. Lokasinya berada di Desa Turekisa, Kecamatan Golewa Barat, dan membutuhkan waktu tempuh sekitar 15 hingga 20 menit dari Bajawa, Ibu Kota Kabupaten Ngada. -
Tur ke Kebun Kopi
Aktivitas lain yang bisa dilakukan adalah trecking menyusuri hutan eucalyptus dan kebun kopi sambil menikmati kopi Bajawa yang memiliki aroma khas. Kebun kopi di Ngada memiliki luas sekitar 3.864 hektar dan tersebar di tiga kecamatan, yaitu Bajawa, Golewa, dan Golewa Barat. Bajawa juga dikenal sebagai salah satu daerah penghasil kopi Arabica terbaik di Indonesia. -
Kampung Adat Tololela

Kampung Tololela berada di bawah kaki Gunung Inerie, tepatnya di wilayah administrasi Desa Manubhara, Kecamatan Inerie, Kabupaten Ngada, NTT. Konon, kampung ini dijaga oleh dua ekor naga yang dalam bahasa daerah disebut SAWA. Hal ini dibuktikan dengan ukiran naga di 32 rumah adat yang ada di kampung tersebut.












