Perjalanan Bandung bjb Tandamata di Proliga 2026
Klub bola voli putri Indonesia, Bandung bjb Tandamata, memiliki target jelas dalam pertandingan terakhir mereka di babak reguler Proliga 2026. Meski harapan untuk lolos ke final four sudah tidak mungkin, tim ini tetap berupaya memperoleh poin penuh dalam laga melawan Jakarta Livin Mandiri (JLM) di GOR Chandradimuka, Padepokan Bolavoli Jenderal Polisi Kunarto, Sentul, Kabupaten Bogor, pada Minggu (22/02/26) pukul 20.30 WIB.
Prestasi Bandung bjb Tandamata dalam sejarah Proliga cukup mengesankan. Mereka adalah pemegang gelar juara pertama Proliga terbanyak kedua setelah Jakarta Electric PLN (JEP). Namun, dalam tiga musim terakhir, tim ini gagal masuk babak final four. Pada babak reguler Proliga 2026, Bandung bjb Tandamata finis di posisi keenam dengan 12 poin dari 11 pertandingan.
Sebelumnya, Bandung bjb Tandamata berhasil meraih empat gelar juara Proliga dengan dua nama berbeda. Dua gelar diraih dengan nama Bandung Alco Bank Jabar (2003 dan 2006), sementara dua gelar lainnya diperoleh dengan nama Bandung bjb Tandamata (2022 dan 2023). Namun, sejak saat itu, tim ini mengalami ‘paceklik’ dalam pencapaian prestasi di Proliga.
Faktor yang Mempengaruhi Kinerja Tim
Menurut Kepala Pelatih bjb Tandamata, Risco Herlambang Matulessy, salah satu faktor yang menyebabkan kinerja tim kurang optimal adalah start yang terlambat. Ia mengakui bahwa tim-tim lain seperti Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia dan Pertamina lebih solid karena persiapan mereka dilakukan jauh-jauh hari.
“Para pemain asing mereka juga sudah punya pengalaman di Proliga sehingga tidak butuh waktu lama untuk menyesuaikan diri dengan atmosfer dan ketatnya persaingan,” ujarnya.
Di sisi lain, Bandung bjb Tandamata harus melakukan rotasi pemain asing dalam upaya mencapai target. Awalnya, Sonaly Cidrao digantikan oleh Giulilia Angelina usai seri Malang, 8 Februari lalu. Selang sepekan kemudian, Anastasia Guerra dipulangkan ke Italia dan digantikan oleh Madeline Giullen. Rotasi ini dianggap cukup berani, meskipun memberi tantangan bagi para pemain muda yang harus menyesuaikan diri.
Persaingan di Proliga 2026
Di babak reguler Proliga 2026, Jakarta Electric PLN (JEP) masih menjadi dominator dengan enam gelar. Sementara JPP dan JPE menguntit di posisi ketiga dan keempat dengan tiga gelar masing-masing. Surabaya Bank Jatim dan Jakarta BNI 46 mengikuti di posisi kelima dan keenam dengan dua gelar. Tim putri Jakarta Bank DKI dan Jakarta BIN menyusul dengan masing-masing satu gelar.
Sementara itu, GPP dan JLM belum pernah mencatatkan gelar juara dalam sejarah Proliga. JLM, yang baru berdiri pada 2024, belum pernah sekalipun menapaki babak final four dalam dua kesempatan terakhir.
Laga Terakhir Bandung bjb Tandamata
Dalam laga terakhir melawan JLM, Cindy Tiara Berliyan dan kawan-kawan memiliki kesempatan untuk mengembalikan reputasi mereka. Dari lima pertemuan sejak Mei 2024, Bandung bjb Tandamata unggul dengan tiga kemenangan. Sementara dua pertandingan lainnya dimenangkan JLM.
Terakhir, Bandung bjb Tandamata menang 3-0 pada Seri Pontianak putaran pertama babak reguler, 9 Januari lalu. Mereka menang dengan skor 25-21, 25-15, dan 25-21 di GOR Terpadu Ahmad Yani.
Setelah laga ini, Bandung bjb Tandamata akan ‘rehat’ karena absen di babak final four. Namun, kemenangan atas JLM bisa menjadi cerita tersendiri bagi Cindy dan kolega.
Final Four dan Persaingan di Kelompok Putra
Di kelompok putri, dua tim yang telah dipastikan lolos ke final four adalah GPP (26 poin) dan JPE (24 poin). GPP berhasil menyodok di urutan teratas usai menang atas JEP 3-0 (25-19, 25-19, 25-18), Jumat (20/02/26) kemarin.
Di kelompok putra, Jakarta Garuda (PJG) kalah 1-3 dari Surabaya Samator (SSM) di GOR Chandradimuka, Jumat (21/02/26) malam. Hasil itu mengunci SSM di urutan ketiga dengan 11 poin. Sementara PJG di posisi keempat dengan lima poin dari tujuh laga.
Bersama Jakarta LavAni Livin’ Transmedia dan Jakarta Bhayangkara Presisi, SSM dan PJG sebelumnya sudah dipastikan lolos ke final four setelah Medan Falcons Tirta Bhagasasi (MFT) tersingkir dari empat besar lantaran meraih satu poin dari tujuh pertandingan dan terendam di dasar klasemen.
Duel antara PJG kontra MFT bakal jadi pertandingan penutup kelompok putra, Sabtu (28/02/26), 20.30 WIB mendatang.
Seorang jurnalis digital yang terbiasa bekerja cepat dalam merangkum informasi penting menjadi berita yang mudah dipahami. Ia aktif menulis tentang gaya hidup, komunitas kreatif, dan isu keseharian. Hobi memasak dan mencoba resep baru membuatnya semakin peka pada detail. Motto: "Menulis adalah seni memahami manusia.












