Debut Pemain Baru yang Masih Perlu Adaptasi
Dua pemain baru Persib Bandung, Layvin Kurzawa dan Sergio Castel, menjalani debut mereka dalam laga melawan Ratchaburi FC. Namun, debut tersebut berjalan tidak mulus karena Persib kalah 0-3 dari tim asal Thailand tersebut.
Sergio Castel masuk di menit ke-58 menggantikan Andrew Jung, sementara Layvin Kurzawa masuk di menit ke-83 menggantikan Alfeandra Dewangga. Meskipun keduanya diberi kesempatan untuk tampil, pelatih Persib Bandung Bojan Hodak mengakui bahwa kedua pemain tersebut masih memerlukan waktu untuk beradaptasi dengan tim.
“Keduanya adalah pemain baru dan tentu saja membutuhkan waktu untuk menyatu dengan pemain yang lain,” ujar Bojan Hodak setelah pertandingan. Ia menambahkan bahwa meski keduanya memiliki potensi, mereka akan dibutuhkan sebagai bagian dari starting eleven di kompetisi liga nanti.
Misi Balas Dendam di Leg Kedua
Persib Bandung akan kembali menghadapi Ratchaburi FC pada leg kedua babak 16 besar AFC Champions League Two (ACL 2) 2025/2026. Laga ini akan digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Rabu, 18 Februari 2026.
Untuk bisa membalikkan keadaan dan lolos ke babak berikutnya, Persib Bandung harus menang minimal dengan skor 4-0 atau menciptakan selisih agregat gol yang cukup besar.
Jalannya Pertandingan
Sejak peluit pertama dibunyikan, Ratchaburi FC tampil lebih sabar dalam menyusun serangan. Sementara itu, Persib Bandung cenderung bermain defensif tanpa memberikan tekanan yang ketat.
Pada menit ke-5, Ratchaburi FC berhasil membuka keunggulan lewat gol Tana yang memanfaatkan umpan Denilson Jr. Gol ini membuat permainan sepenuhnya berada di tangan tuan rumah.
Persib Bandung sempat mencoba bangkit dan menciptakan beberapa peluang emas, seperti tendangan Frans Putros dan sundulan Uilliam Barros. Sayangnya, kiper Kampon Phatomakkakul berhasil menggagalkan upaya tersebut.
Di babak kedua, Persib Bandung bermain lebih agresif dan terbuka. Namun, justru Ratchaburi yang menambah keunggulan pada menit ke-53 melalui sundulan Gabriel Mutombo.
Meski Bojan Hodak memasukkan pemain-pemain baru seperti Saddil Ramdani, Adam Alis, Layvin Kurzawa, dan Sergio Castel, pertahanan tuan rumah tetap sulit ditembus. Ratchaburi akhirnya mengunci kemenangan pada menit ke-84 setelah Tana mencetak gol keduanya dalam situasi satu lawan satu.
Skor 3-0 menjadi hasil akhir pertandingan leg pertama ini.

Faktor Kekalahan Persib Bandung
Bojan Hodak mengakui bahwa Persib Bandung tidak memulai pertandingan dengan kondisi terbaik. Ia menyebut bahwa dalam 10 menit pertama, timnya sudah berada dalam situasi sulit setelah kebobolan lebih dulu.
“Setelah itu, kami mulai bangkit dan punya peluang, tapi kami tidak bisa memanfaatkannya,” ujar Bojan Hodak. Ia juga menyebut bahwa di babak kedua, Persib Bandung kalah dalam duel di lini tengah.
Menurut pelatih asal Kroasia itu, penguasaan bola lebih banyak dimenangkan oleh Ratchaburi. “Setelah pergantian pemain, kami mencoba sesuatu yang berbeda. Tapi kami tahu mereka berbahaya dalam serangan balik, dan kami tidak cukup hati-hati,” tambahnya.
Bojan juga menyoroti kondisi cuaca yang panas dan memengaruhi performa tim. “Anda lebih banyak berkeringat, kehilangan energi lebih banyak, dan itu menjadi keuntungan bagi tim tuan rumah,” ujarnya.

Ia juga menyebut bahwa level permainan di kompetisi ini lebih tinggi dibandingkan Liga Indonesia. “Saya pikir di babak pertama, selain gol yang kami kebobolan, kami bermain cukup bagus. Di babak kedua, alasan utamanya adalah cuaca di sini panas,” katanya.
Bojan mengakui bahwa ia merasa menyesal karena banyak suporter Persib yang hadir dan menciptakan atmosfer luar biasa, namun sayangnya timnya tidak mampu memenuhi harapan mereka.












