Berita Pilihan Batam: Perampokan, Limbah Hitam, dan Kecelakaan di Wilayah Kepulauan Riau
Pelaku Perampokan di Batam Blak-Blakan Mengenai Motifnya
Dedi Effendy, seorang pelaku perampokan di Kota Batam, mengungkapkan alasannya tega menganiaya nenek berusia 75 tahun demi merampas gelang emas yang dikenakan korban. Dedi mengatakan bahwa ia terpaksa melakukan aksi tersebut karena tekanan finansial. Ia menyebut bahwa janjinya kepada anaknya untuk membelikan motor terancam gagal karena tunggakan pembayaran.
“Kami malu sama anak saya. Saya janji, saya bilang iya. Saya usahakan,” ujarnya dengan suara bergetar. Kejadian ini bermula dari surat dari leasing yang datang ke rumahnya. Ia mengaku dekat dengan korban, khususnya dengan anak korban. Meski begitu, aksinya membuatnya harus berurusan dengan pihak berwajib.
Pria di Nongsa Batam Diduga Jadi Korban Curas
Seorang pria bernama Nanang (31) diduga menjadi korban pencurian disertai kekerasan (curas) di depan Perumahan Bida Asri 3, Kelurahan Sambau, Kecamatan Nongsa, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri). Peristiwa ini terjadi pada Minggu (15/2/2026) dini hari sekira pukul 00.45 WIB.
Nanang ditemukan dalam kondisi luka lebam di bagian mata serta luka pada mulut. Ia kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk mendapatkan perawatan medis. Korban disebut kehilangan ponsel dan motor dengan nomor polisi BP 3063 UI. Polisi sedang melakukan penyelidikan setelah menerima laporan melalui call centre 110 Polresta Barelang.
Limbah Hitam Kembali Cemari Perairan Batam
Limbah minyak hitam kembali mencemari perairan Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri). Kali ini, tumpukan minyak kental mirip aspal menggenangi wilayah pesisir Pulau Labu, Kecamatan Bulang. Warga pertama kali menemukan limbah minyak hitam itu pada Sabtu (14/2/2026) malam.
Ini adalah tambahan daftar panjang limbah yang mengotori perairan Batam. Sebelumnya, perairan Dangas, Kecamatan Sekupang tercemar limbah dari kapal yang kandas pada Kamis (29/1/2026). Warga masih mencari solusi untuk mengatasi masalah ini, sementara pihak berwajib terus memantau situasi.
Kapal Tujuan Kuala Tungkal Tertahan Izin Trayek
Calon penumpang kapal Roro tujuan Kuala Tungkal terpaksa menunggu hingga berjam-jam di Pelabuhan Jagoh, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), sejak Minggu (15/2/2026) pagi. Kapal yang ditunggu belum juga berangkat hingga sore hari, disebut-sebut terkendala administrasi.
Tokoh pemuda Lingga, Ade Fariansyah menyebut, tertahannya kapal dipicu habisnya masa berlaku izin trayek. Ia menilai persoalan tersebut menunjukkan kurangnya antisipasi dari pihak pengelola. Kondisi pelabuhan pun disebut memprihatinkan, sehingga banyak penumpang merasa tidak nyaman.
Lokasi Kecelakaan di Jalan Nusantara Bintan Dikenal Rawan
Lokasi kecelakaan yang melibatkan dua mobil di Jalan Nusantara KM 23, Kecamatan Bintan Timur, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) sedang jadi perhatian publik. Tempat tersebut dikenal sebagai lokasi rawan kecelakaan. Sudah belasan kali kecelakaan terjadi di sana, mulai dari tabrakan hingga kecelakaan tunggal.
Kejadian tersebut sempat viral di media sosial. Warga menyebut kecelakaan kerap terjadi di lokasi itu. Kondisi mobil dilaporkan rusak parah akibat lakalantas tersebut. Pengendara yang melintas di sana pun merasa cemas.
Warga Natuna Rasakan Manfaat Pasar Murah
Warga Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) mengakui rasakan manfaat dari pasar murah. Selisih harga disebut menjadi faktor utama, membawa senyum bagi warga, khususnya pelaku UMKM di sana. Pemerintah Kabupaten Natuna berjanji akan mengadakan lagi pasar murah saat Ramadan 1447 dengan titik lokasi yang diperluas.
Antusiasme warga berburu sembako murah tak lepas dari tekanan kebutuhan ekonomi rumah tangga. Terutama bagi pelaku usaha kecil yang bergantung pada stabilitas harga bahan pokok. Program pasar murah yang digelar benar-benar menjadi angin segar bagi banyak warga.
Buaya Dua Meter Muncul di Pesisir Laut Tanjungpinang Viral
Warga Kampung Bugis, Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) mendadak heboh. Mereka dikejutkan dengan penemuan seekor buaya di pesisir pantai, Sabtu (14/2/2026). Warga berbondong-bondong datang ke jembatan Kampung Bugis. Mereka ingin melihat secara langsung buaya tersebut.
Tidak hanya dewasa, anak-anak juga ikut ke lokasi tersebut. Kemunculan buaya tersebut sempat viral di media sosial. Warga menyebut sudah berulang kali melihat kemunculan buaya. Hal ini membuat mereka cemas dan waspada.






Seorang jurnalis digital yang terbiasa bekerja cepat dalam merangkum informasi penting menjadi berita yang mudah dipahami. Ia aktif menulis tentang gaya hidup, komunitas kreatif, dan isu keseharian. Hobi memasak dan mencoba resep baru membuatnya semakin peka pada detail. Motto: "Menulis adalah seni memahami manusia.











