Iran Hanya Kalah 4 Kali dari 105 Laga, Hector Souto Ungkap Kunci Juara Timnas Futsal Indonesia



Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, memiliki keyakinan bahwa syarat utama untuk menghancurkan dominasi Iran dalam laga final Piala Asia Futsal 2026 adalah ketika para pemain berada dalam kondisi fisik terbaiknya. Ia berharap tim bisa segera pulih dan siap tampil maksimal.

Timnas Futsal Indonesia akan menghadapi Iran dalam pertandingan final Piala Asia Futsal 2026 di Indonesia Arena, Jakarta, pada Sabtu (7/2/2026) pukul 19.00 WIB. Pertandingan ini dipastikan tidak akan mudah bagi skuad Garuda, karena lawan yang akan dihadapi merupakan salah satu tim terkuat di Piala Asia Futsal.

Sejak gelaran Piala Asia Futsal dimulai pada tahun 1999 hingga 2024, Iran telah meraih 13 gelar juara. Mereka juga sering kali menduduki podium dalam setiap penyelenggaraan kompetisi tersebut. Dari total 25 edisi yang pernah digelar, Iran mencatatkan 13 gelar juara, dua kali menjadi runner-up, dan dua kali menempati posisi ketiga.

Kegagalan Iran terjadi saat mereka hanya mampu meraih peringkat ketiga pada tahun 2006 dan 2012, serta menjadi runner-up pada tahun 2014 dan 2002. Dengan catatan ini, Iran memang menjadi lawan yang sangat tangguh bagi Timnas Futsal Indonesia.

Meski demikian, Hector Souto tidak mengkhawatirkan hal tersebut. Ia lebih fokus pada persiapan timnya sendiri. Jelang laga final ini, harapan utama Souto adalah kondisi pemainnya bisa segera pulih seperti sedia kala.

Ia percaya bahwa jika Samuel Eko dan rekan-rekannya dalam kondisi optimal, maka mereka mampu memberikan perlawanan yang sengit, seperti yang ditunjukkan saat melawan Jepang. Dalam pertandingan semifinal kontra Jepang, Timnas Futsal Indonesia mampu mengalahkan lawannya dengan skor 5-3.

“Harapan saya untuk para pemain adalah mereka bisa pulih dengan baik hari ini,” ujar Hector Souto kepada awak media di Indonesia Arena, Jakarta, Jumat (6/2/2026). “Karena jika kami bisa menampilkan intensitas seperti kemarin, kami akan sangat sulit dikalahkan.”

Souto mengakui bahwa Iran memiliki banyak pemain berkualitas, seperti Tayyebi, Abbasi, Moslem Oladghobad, dan Salar Aghapour. Namun, ia lebih memilih untuk fokus pada pemainnya sendiri. Menurutnya, Iran memiliki waktu istirahat yang lebih lama dibanding Timnas Futsal Indonesia, sehingga persaingan akan sangat berat.

Namun, ia tetap yakin bahwa Timnas Futsal Indonesia sedang dalam proses menjadi tim yang kuat. Untuk itu, ia percaya ada cara untuk mengalahkan dominasi Iran di final nanti.

“Mereka adalah pemain-pemain yang sangat kuat. Kami sedang dalam proses menjadi pemain-pemain yang sangat kuat. Jadi semuanya kembali pada pemulihan,” ujarnya.

Selain itu, Souto juga menyampaikan bahwa atmosfer tim saat ini sangat positif. Ia melihat kebersamaan antara staf dan pemain sebagai kekuatan tersendiri. Bahasa taktik yang saling dipahami juga menjadi salah satu faktor penting dalam kesuksesan tim.

“Kami juga punya bahasa taktik sendiri yang saling kami pahami. Kadang kami saling memahami dengan baik, kadang tidak terlalu, tetapi kami terus berusaha untuk saling memahami. Itu kekuatan kami,” katanya.

Dengan keyakinan tersebut, Hector Souto percaya bahwa Timnas Futsal Indonesia akan mampu mengalahkan dominasi Iran, yang baru sekali kalah dari 105 laga yang pernah dilakoninya selama tampil di Piala Asia Futsal.

“Jika kami punya energi, saya pikir kami akan kompetitif. Tapi sekali lagi, mereka telah memainkan 105 pertandingan dan hanya kalah empat kali,” tutupnya.

Bayu Purnomo

Penulis yang terbiasa meliput isu-isu pemerintahan, ekonomi, hingga gaya hidup ringan. Ia gemar bersepeda sore dan merawat tanaman hias di rumah. Rutinitas sederhana itu membantunya menjaga fokus dan kreativitas. Motto: "Berpikir jernih menghasilkan tulisan yang kuat."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *