Daerah  

5 Gempa M 6,4 Guncang Pacitan: Prank Debt Collector di Semarang

Berita Populer Regional Selama 24 Jam Terakhir

Berikut adalah rangkuman berita populer regional yang paling banyak dibaca selama 24 jam terakhir. Berita ini mencakup berbagai topik seperti gempa bumi, kasus hukum, dan insiden viral.

1. Gempa Magnitudo 6,4 Guncang Pacitan, 26 Wilayah Merasakan Getarannya

Gempa bumi magnitudo 6,4 mengguncang laut Pacitan, Jawa Timur (Jatim) pada Jumat dini hari, 6 Februari 2026 pukul 01:06 WIB. Pusat gempa berada di laut 90 km Tenggara Pacitan dengan kedalaman 10 km. Titik gempa memiliki koordinat 8.99° LS; 111,18° BT.

Berdasarkan analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa Pacitan ini tergolong gempa tektonik dengan parameter update dengan magnitudo M6,2. Episenter gempabumi terletak di laut pada jarak 89 km Tenggara Kota Pacitan, Jawa Timur pada kedalaman 58 km.

Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono menyampaikan jika memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa Pacitan terjadi akibat adanya aktivitas subduksi lempeng. “Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault),” ujar Daryono Jumat (6/2/2026).

Menurut BMKG, terdapat 26 wilayah di Pulau Jawa hingga Bali yang merasakan getaran gempa Pacitan dini hari. BMKG juga menggunakan skala MMI (Modified Mercalli Intensity) sebagai tolak ukur besar kecil wilayah yang merasakan gempa. Skala MMI adalah satuan untuk mengukur intensitas atau dampak kerusakan akibat gempa bumi berdasarkan pengamatan langsung dan dampak yang dirasakan manusia.

2. Kasat Resnarkoba Polres Bima Kota AKP M Ditangkap oleh Polwan Bersenjata

Kasat Resnarkoba Polres Bima Kota, AKP M, diamankan oleh Ditresnarkoba dan Propam Polda NTB pada Selasa (3/2/2026) malam. Dari foto yang beredar, AKP M tampak dijemput sejumlah polisi. Bahkan, seorang perwira polisi wanita dengan senjata laras panjang dan pistol di badannya turut memegangi tangan AKP M dengan kondisi yang telah diborgol.

Penangkapan AKP M ini diduga bermula dari pengembangan penyidikan terhadap dugaan peredaran narkotika jenis sabu yang melibatkan oknum anggota kepolisian, Bripka IR alias Karol, beserta istrinya. Penangkapan ini diduga erat kaitannya dengan kasus yang sebelumnya menjerat Bripka IR dan istrinya.

Kepala Bidang Humas Polda NTB Komisaris Besar Polisi Muhammad Kholid, Kamis (5/2/2026), mengatakan, AKP M masih dalam pemeriksaan. “Masih dalam pemeriksaan Ditresnarkoba ya,” kata Muhammad Kholid kepada wartawan, Kamis (5/2/2026).

3. Pria 52 Tahun di Riau Telan Paku Sepanjang 5 Centimeter

Arsad (52), seorang petani kelapa asal Sungai Intan, Kecamatan Tembilahan Hulu, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Provinsi Riau tanpa sengaja menelan paku. Tak tanggung-tanggung, paku yang ditelannya berukuran dua inci atau sepanjang 5 centimeter. Paku tersebut selama 9 hari bersarang di paru-parunya.

Peristiwa itu terjadi pada Senin (26/1/2026) sore, pekan lalu. Saat itu Arsad tengah memasang jendela rumah. Seperti kebiasaan yang kerap ia lakukan, beberapa paku ia letakkan di mulut untuk memudahkan pekerjaan. “Ada tiga paku. Saya ambil satu, tinggal dua. Mau ambil satu lagi, tiba-tiba satu jatuh, satu lagi masuk ke dalam (mulut),” tutur Arsad, mengenang kejadian tersebut.

Awalnya, ia tidak merasakan sakit apa pun. Namun kondisi mulai berubah beberapa hari kemudian. Rasa nyeri di dada disertai sesak napas dan batuk mulai muncul. “Awalnya rasanya biasa saja, tidak sakit. Tapi setelah beberapa hari mulai terasa sakit, dada sesak, batuk-batuk,” katanya.

4. Bupati Bantah Siswa SD di Ngada NTT Tewas Karena Tidak Punya Alat Tulis

Bupati Ngada Raymundus Bena mengatakan tidak benar YBR (10) siswa SD bunuh diri karena tidak memiliki buku dan bulpen. Korban adalah siswa kelas IV SDN Rutowaja, Desa Nenawea, Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), ditemukan meninggal dunia di pohon cengkeh, Kamis (29/1/2026) siang.

Desa Nenawea berjarak sekitar 19 km dari Bajawa, pusat pemerintahan Kabupaten Ngada, atau 536 km dari Kota Kupang, ibu kota Nusa Tenggara Timur. Desa Nenawea berada di Pulau Flores sementara Kupang berada di Pulau Timor. Kedua pulau ini dipisahkan Laut Sawu.

Raymundus Bena mengatakan berdasarkan hasil penggalian informasi tim internal pemerintah daerah, tidak ditemukan pernyataan dari keluarga korban yang menyebutkan bahwa motif kematian YBR berkaitan perlengkapan sekolah. “Perlu saya tegaskan, informasi yang menyebut korban mengakhiri hidupnya karena tidak dibelikan buku dan bulpen adalah tidak tepat. Tidak ada pernyataan dari ibu kandung maupun keluarga korban yang menyampaikan hal tersebut,” kata Raymundus saat konferensi pers di Aula Rumah Jabatan Bupati Ngada, Kamis (5/3/2025) malam.

5. Prank Debt Collector Rugikan 3 Ambulans di Semarang

Fenomena debt collector di Indonesia terus menjadi perhatian. Di berbagai daerah, praktik penagihan utang oleh oknum debt collector kerap memicu polemik, mulai dari tindakan intimidatif hingga dugaan pelanggaran hukum. Di banyak kota besar hingga daerah, masyarakat kerap melaporkan pola penagihan yang agresif.

Seperti yang baru-baru ini terjadi di Semarang, Jawa Tengah. Tiga ambulans swasta di Kota Semarang menjadi korban aksi dugaan teror penagihan pinjaman online (pinjol) dengan modus order fiktif. Tiga unit ambulans itu dipanggil untuk menjemput pasien, namun sesampainya di lokasi, permintaan layanan itu ternyata palsu. Sopir malah disuruh untuk menagih utang.

Order pengantaran pasien itu diterima admin melalui telepon dan aplikasi pesan WhatsApp. Peristiwa itu terjadi di kawasan pemukiman Kecamatan Semarang Barat. Akibat prank order fiktif itu, pihak ambulans mengalami kerugian bahan bakar dan tenaga.

Muhammad Muhlis

Jurnalis digital yang menaruh perhatian besar pada perkembangan teknologi dan komunikasi. Ia senang membaca jurnal ilmiah, mencoba aplikasi baru, dan melakukan riset kecil untuk mempertajam analisis. Hobinya termasuk bermain catur dan mendengarkan musik klasik. Motto: "Pemahaman mendalam menghasilkan berita yang bernilai."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *