Ressa Akhirnya Akui Pernah Menikah, Minta Pengakuan Tertulis dan Pindah KK

Pengakuan Ressa Rizky Rossano tentang Pernikahan dan Anak

Ressa Rizky Rossano akhirnya buka suara mengenai masa lalunya, termasuk pernah menikah dan memiliki anak. Ia mengungkap bahwa keputusan untuk tidak menyebutkan hal tersebut awalnya dilakukan agar mantan istrinya, Dini Kurnia, tidak terlibat dalam konflik dengan Denada. Meski demikian, pengakuan ini justru memicu protes dari Dini yang menuntut pengakuan secara resmi dan nafkah untuk anak mereka.

Dini Kurnia menegaskan bahwa meskipun kini telah menikah lagi, ia tetap meminta Ressa untuk mengakui anak mereka, Aldan, serta memberikan nafkah. “Kamu mati-matian minta pernyataan, pengakuan kepada ibu kamu, kamu ingin diakui oleh ibu kamu, tapi kamu sendiri melakukan hal yang sama,” ujar Dini dikutip dari YouTube Cumicumi, Selasa (3/2/2026).

Menurut Dini, ia tak ingin anaknya mengalami nasib serupa dengan Ressa. “Mungkin untuk saat ini anak saya tidak merasakan apa yang dia rasakan, tapi ketika nanti Aldan sudah dewasa, dia bisa mengetahui jejak digital kan pasti tidak akan hilang,” tambahnya. Ia khawatir jika Aldan mengetahui bahwa ayah kandungnya pernah membuat pernyataan serupa.

Dini juga menyampaikan bahwa setelah menikah lagi, Ressa hampir tidak pernah mengunjungi putranya. Bahkan sang anak kerap bertanya tentang keberadaan ayahnya. “Pernah nanya, ‘mama kenapa ya papa gak pernah jengukin Aldan, soalnya Aldan kangen’,” tutur Dini.

Ressa membantah tudingan tersebut dengan menyatakan bahwa dirinya setiap hari bertemu dengan anaknya. “Setiap hari (ketemu),” ucap Ressa dikutip dari YouTube HepiNews, Selasa siang. Ia bahkan menunjukkan status Instagram mantan istrinya beberapa waktu lalu, yang berbunyi: “Saya sudah selesai, tidak usah dilibatkan.”

Penjelasan Pengacara Ressa

Pengacara Ressa Rossano, Ronald Armada, membenarkan bahwa kliennya pernah menikah. Menurutnya, Ressa menikah dengan Dini saat usianya masih 20 tahun. “Sebetulnya soal pernikahan itu ada. Jadi yang bersangkutan itu tidak mau melibatkan diri kepada Ressa,” jelas Ronald.

Ia menegaskan bahwa Ressa sebagai ayah sudah bertanggung jawab terhadap sang anak. “Sekitar usia 20 tahun, sudah ada (momongan) dan bertanggung jawab juga dia. Nanti kalau tidak bertanggung jawab silakan saja gugat,” kata Ronald. Ia juga memastikan bahwa Ressa tidak pernah menelantarkan anaknya.

Ronald mengungkap alasan Ressa bercerai dengan Dini. “Kenapa dia pisah, nanti kalau dia membedah masalah itu, anaknya nanti akan diasuh oleh Ressa loh. Karena tindakan unmoral yang dilakukan nanti bisa saya buktikan di persidangan,” ujarnya. Ia juga menyinggung soal poliandri saat membahas mantan istri Ressa.

“Di Indonesia ini kan yang boleh poligami, bukan poliandri,” tambahnya.

Permintaan Pengakuan Tertulis dan Perpindahan KK

Ressa mengungkapkan keinginannya untuk diakui secara tertulis oleh Denada. “Dan Ressa juga maunya diakuin secara tertulis. Ke notaris, jadi KK-nya dipindah intinya,” katanya. Ia berharap dengan adanya pengakuan ini, status kependudukannya menjadi lebih jelas dan pasti secara hukum.

Denada, yang akhirnya mengakui Ressa sebagai anak kandungnya, meminta maaf atas perlakuan yang diberikan selama ini. “Saya juga minta maaf kepada Ressa, karena baru saat ini, setelah sekian lama, baru saat ini saya memberitahukan Ressa, bahwa saya adalah ibu kandungnya. Saya betul-betul minta maaf kepada Ressa, karena Ressa tidak hidup bersama saya,” ujarnya di akun @denadaindonesia.

Denada menjelaskan alasannya tidak bisa tinggal bersama Ressa pada masa lalu adalah karena kondisi psikisnya yang tidak memungkinkan. “Saat itu kondisi psikis saya sedang tidak layak,” ungkapnya. Ia juga berharap Ressa bisa menerima dan memaafkannya.

Tanggapan Pengacara Denada

Pengacara Denada, Mochammmad Iqbal, menyatakan bahwa kliennya sudah mengakui Ressa sebagai anak. “Masalah anak itu bukan cuma diakuin, memang iya mulai dulu, lantas mau gimana lagi? Wong memang anaknya. Kalau sudah anaknya, masa mungkin saya ke ibunya ‘bu aku minta tertulis’, aduh gak sopan sekali saya,” katanya.

Iqbal menilai permintaan Ressa untuk pengakuan tertulis tidak etis. “Permintaan boleh lah yah, cuman kan ini ibunya lho,” tambahnya. Ia menekankan bahwa Denada tidak pernah tidak menganggap Ressa sebagai anak. “Denada itu tidak pernah tidak menganggap Ressa sebagai anak. Kasih sayang tetap dicurahkan, biaya dipenuhi, gak kurang, sekolah juga,” ujarnya.

Namun, Ronald Armada membantah pernyataan Iqbal. “Sederhana saja kalau memang diakui anak tolong tunjukan akta kelahiran Ressa. Kalau dalilkan pernah membelikan mobil tunjukan saja BPKB dan STNK, sesederhana itu,” katanya. Ia juga menyatakan bahwa Denada jarang sekali menemui Ressa. “Ada tidak itu? Ketemu batang hidungnya saja selama 24 tahun bisa diitung dengan jari, itu pun saya menggunakan satu tangan,” tambahnya.

Hendra Susanto

Reporter online yang antusias menjelajahi isu terkini dengan pendekatan analitis. Ia suka membaca buku motivasi, mendengarkan musik akustik, dan membuat catatan ide. Menurutnya, menulis adalah proses belajar yang tak berakhir. Motto: "Setiap paragraf harus mengandung nilai."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *